SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI BAPPEDA KABUPATEN KUNINGAN
  • Bappeda Paparkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (...

    Kamis, 30 April 2015 02:50
  • Musrenbang RKPD 2016 Kabupaten Kuningan

    Rabu, 11 Maret 2015 03:33
  • Bappeda Gelar Musrenbang Bidang Perekonomian Sebag...

    Senin, 23 Februari 2015 05:46
  • Bappeda Gelar Forum SKPD

    Jumat, 20 Februari 2015 02:10
  • Tingkatkan Kualitas Perencanaan Pembangunan, Bappe...

    Jumat, 13 Februari 2015 07:58
  • Perencana Kembangkan DEM SRTM 1 Arc Second untuk K...

    Selasa, 10 Februari 2015 23:37

Informasi Pilihan

Agenda

Prev Next

FORUM SKPD

FORUM SKPD

  FORUM SKPD RABU, 18 FEBRUARI 2015 Read more

Dinamika Pembangunan

Bappeda Inisiatif Kaji Kawasan Rawan Air

Bappeda Inisiatif Kaji Kawasan Rawan Air

Penduduk Kabupaten Kuningan terus berkembang cepat sehingga akan cepat pula menyusutkan persediaan a... Read more

Serba Serbi

Pantau Cuaca Lewat Citra Satelit

Berdasarkan prakiraan musim di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kuningan dan daer... Read more

PETA KUNINGAN                                                                                                                         Detai

Sekilas Kuningan

VIRTUAL MUSRENBANG 2015

Musyawarag Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan RKPD Perubahan 2015 Provinsi Jawa Musyawarah Barat dilaksanakan secara serentak di 27 Kabupaten/Kota Se-Jawa Barat pada Kamis 4 Juni 2015, yang dimulai pukul 09.30 sampai dengan 13.30.  Sesuai dengan namanya “virtual”, secara teknis Musrenbang bertempat di masing-masing Kabupaten/Kota dan dipandu langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang langsung dipimpin oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Dedy Mizwar melalui video conference.

 

Acara dimulai dengan Pembacaan Do’a, Pembukaan oleh Wakil Gubernur dan Penyampaian Catatan Virtual Musrenbang oleh Kepala Bappeda Povinsi Jawa Barat Prof. Deny Juanda.  Acara dilanjutkan dengan Dialog Interaktif antara Wakil Gubernur Jawa Barat dan Bupati/Walikota Se Jawa Barat.

 

Pada kesempatan ini, Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Suganda menyampaikan program unggulan Kabupaten Kuningan tahun 2014-2018.  Selain itu juga menyampaikan usulan kegiatan Kabupaten Kuningan untuk Perubahan Tahun 2015, diantaranya: pembangunan jalan di daerah perbatasan; pembangunan gedung perawatan Kelas III RSUD Linggajati dan Alat Kesehatan Bedah Sentral yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin; rehabilitasi Jalan Cipasung-Subang; pembangunan Jalan Gunung Sirah Kecamatan Darma.

 

Dalam dialog interaktif tersebut, Kabupaten Kuningan yang mendapat urutan ke-3 dari 27 Kabupaten/Kota untuk mendapatkan giliran berbicara dengan Wakil Gubernur via video conference.  Wakil Gubernur tampak antusias menanggapi apa yang disampaikan oleh Bupati Kuningan dan secara khusus menyampaikan bahwa beliau terkesan dengan Kabupaten Kuningan, karena termasuk wilayah Kabupaten yang sumberdaya alam dan lingkungannya masih sangat terjaga dengan baik.

 

Bupati Kuningan menyampaikan bahwa Kabupaten Kuningan menyambut baik acara Virtual Musrenbang ini “ini adalah salah satu bentuk pemanfaatan informasi dan teknologi, Kami mengapresiasi acara ini”. 

 

Kepala Bappeda Kabupaten Kuningan Drs. H. Maman Suparman, MM menyampaikan bahwa Bappeda Kabupaten Kuningan telah berupaya maksimal menyiapkan acara Virtual Musrenbang ini “selain virtual Musrenbang, Bappeda Kabupaten Kuningan juga telah membuat sistem perencanaan online yaitu RKPD Online, usulan dari SKPD, masyarakat via DPRD bisa mengusulkan kegiatan via RKPD Online”.

Lambang Daerah

MAKNA UMUM LAMBANG DAERAH KABUPATEN KUNINGAN

Dengan modal semangat dinamis, konstruktif, sportif, semangat menegakkan keadilan, melenyapkan kebathilan, sanggup berjuang membangun dan bertaqwa kepada Allah SWT untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sejarah Kuningan

Masa Pra sejarah

Diperkirakan ± 3.500 tahun sebelum masehi sudah terdapat kehidupan manusia di daerah Kuningan, hal ini berdasarkan pada beberapa peninggalan kehidupan di zaman pra sejarah yang menunjukkan adanya kehidupan pada zaman Neoliticum dan batu-batu besar yang merupakan peninggalan dari kebudayaan Megaliticum. Bukti peninggalan tersebut dapat dijumpai di Kampung Cipari Kelurahan Cigugur yaitu dengan ditemukannya peninggalan pra-sejarah pada tahun 1972, berupa alat dari batu obsidian (batu kendan), pecahan-pecahan tembikar, kuburan batu, pekakas dari batu dan keramik. Sehingga diperkirakan pada masa itu terdapat pemukiman manusia yang telah memiliki kebudayaan tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Situs Cipari mengalami dua kali masa pemukiman, yaitu masa akhir Neoleticum dan awal pengenalan bahan perunggu berkisar pada tahun 1000 SM sampai dengan 500 M. Pada waktu itu masyarakat telah mengenal organisasi yang baik serta kepercayaan berupa pemujaan terhadap nenek moyang (animisme dan dinamisme). Selain itu diketemukannya pula peninggalan adat dari batu-batu besar dari zaman megaliticum.

Kondisi Geografis

Kabupaten Kuningan terletak pada titik koordinat 108° 23 - 108° 47 Bujur Timur dan 6° 47 - 7° 12 Lintang Selatan. Sedangkan ibu kotanya terletak pada titik koordinat 6° 45 - 7° 50 Lintang Selatan dan 105° 20 - 108° 40 Bujur Timur.

Bagian timur wilayah kabupaten ini adalah dataran rendah, sedang di bagian barat berupa pegunungan, dengan puncaknya Gunung Ceremai (3.076 m) di perbatasan dengan Kabupaten Majalengka. Gunung Ceremai adalah gunung tertinggi di Jawa Barat.

Kondisi Demografis

Penduduk Kabupaten Kuningan Tahun 2010 Menurut Hasil Suseda sebanyak 1.122.376 orang dengan Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) sebesar 0,48% pertahun dan Angka Harapan Hidup (AHH) 70,76 tahun. Penduduk laki-laki sebanyak 580.796 orang dan penduduk perempuan sebanyak 564.801 orang dengan sex ratio sebesar 99,3 % artinya jumlah penduduk perempuan lebih banyak dibanding penduduk laki-laki. Diperkirakan hampir 25% penduduk Kuningan bersifat comuter, mereka banyak yang bermigrasi ke kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan sebagainya.

Penduduk Kuningan umumnya menggunakan bahasa Sunda dialek Kuningan. Mayoritas Penduduk Kuningan beragama Islam sekitar 98% (di daerah desa Manislor terdapat komunitas penduduk yang menganut aliran Ahmadiyah), lainnnya beragama Kristen Katolik yang tersebar di wilayah Cigugur, Cisantana, Citangtu, Cibunut, sedangkan sisanya beragama Protestan dan Budha yang kebanyakan terdapat di kota Kuningan. Di wilayah Cigugur juga terdapat penduduk yang menganut aliran kepercayaan yang disebut Aliran Jawa Sunda.

SAMBUTAN KEPALA BAPPEDA

DRS. H. MAMAN SUPARMAN, MM

KEPALA BAPPEDA KUNINGAN

Selengkapnya.

Jejak Pendapat

Pembangunan di Kab. Kuningan yang paling menonjol saat ini :

Infrastruktur Jalan - 22.7%
Penataan Kota - 36.4%
Pelayanan Kesehatan - 27.3%
Pendidikan - 9.1%
Pelayanan Kependudukan - 4.5%

Total votes: 22

Link Terkait

 

DOKUMEN VIDEO

Video Bappeda Kabupaten Kuningan

 

Sosok Masa Depan Jawa Barat
Tahun 2025

GRAFIK

TABEL

PETA

Visit the new site http://lbetting.co.uk/ for a ladbrokes review.

Copyright © 2014 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kuningan.
Jl. R.E Martadinata No.92 Kuningan 45514 Telp. (0232) 871-788  Email: info@bappeda.kuningankab.go.id

092915